Home » » 7 Kelainan Pada Sistem Saraf

7 Kelainan Pada Sistem Saraf

KELAINAN PADA SISTEM SARAF
7 Kelainan Pada Sistem Saraf
Google.com
Neurologi adalah cabang dari ilmu kedokteran yang menangani kelainan pada sistem saraf. Dokter yang mengkhususkan dirinya pada bidang neurologi disebut neurolog dan memiliki kemampuan untuk mendiagnosis, merawat, dan memanejemen pasien dan kelainan saraf. Kebanyakan para neurolog dilatih untuk menangani pasien dewasa. Untuk anak-anak dilakukan oleh neurolog pediatrik, yang merupakan cabang dari pediatri atau ilmu kesehatan anak. Para neurolog menangani kelainan pada sistem saraf, termasuk pada sistem saraf pusat (otak, batang otak, dan otak kecil), sistem saraf tepi (misalnya saraf otak), dan sistem saraf otonom. Neurologi juga dapat mendiagnosa dan memeriksa beberapa kasus pada sistem otot dan tulang (muskuloskeletal). Beberapa contoh kelainan yang terjadi pada sistem saraf antara lain:
  1. Stroke ( istilah lain Cerebrovascular accident ( CVA ) atau Cerebral apoplexy ), adalah kerusakan   otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah otak.
  2. Poliomielitis , penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang neuron-neuron motoris sistem saraf ( otak dan medula spinalis ). 
  3. Epilepsi, penyakit karena dilepaskannya letusan-letusan listrik ( impuls ) pada neuron-neuron otak. 
  4. Parkinson, penyakit yang disebabkan oleh berkurangnya neurotranslator dopamin pada dasar gangglion dengan gejala tangan gemetaran sewaktu istirahat ( tetapi gemetaran itu hilang sewaktu tidur ), sulit bergerak, kekakuan otot, otot muka kaku menimbulkan kesan seolah-olah bertopeng, mata sulit berkedip dan langkah kaki menjadi kecil dan kaku.
  5. Transeksi , kerusakan atau seluruh segmen tertentu dari medula spialis. Misalnya karena jatuh, tertebak yang disertai dengan hancurnya tulang belakang.
  6. Neurasthonia, ( lemah saraf ) , penyakit ini ada karena pembawaan lahir, terlalu berat penderitanya, rohani terlalu lemah atau karena penyakit keracunan.
  7. Neuritis, radang saraf yang terjadi karena pengaruh fisis seperti patah tulang, tekanan pukulan, dan dapat pula karena racun atau difisiensi vitamin B1, B6, B12.
Itulah tujuh kelainan pada sistem saraf, mudah-mudahan bisa menambah wawasan anda.
Anda sedang membaca artikel tentang 7 Kelainan Pada Sistem Saraf dan anda bisa menemukan artikel 7 Kelainan Pada Sistem Saraf ini dengan url http://katumbu.blogspot.com/2013/03/7-kelainan-pada-sistem-saraf.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel 7 Kelainan Pada Sistem Saraf ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link 7 Kelainan Pada Sistem Saraf sumbernya.

6 komentar:

  1. mampir lagi sob.. :D meramaikan suasana ;D

    BalasHapus
  2. .. waduchhhhh,, serem banget. sekarang penyakit itu ada^ aja ya?!? tuchhh udah infeksi virus, kerusakan pada seluruh segmen, kaku lagi. huhh. semoga aja dech kita semua dijauhkan dari penyakit kayak gitu. aamiin,, ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin yah.. harapan saya seperti harapan mahadhifa jua..

      Hapus