Home » » ASKEP GLAUKOMA

ASKEP GLAUKOMA

A. KONSEP DASAR GLAUKOMA

1. Pengertian
Adalah suatu keadaan dimana tekanan bola mata tidak normal. Tekanan bola mata yang normal dinyatakan dengan tekanan air raksa yaitu antara 15-20 mmHg.
Glaucoma Kongenital :
  • Peningkatan tekanan didalam bola mata bayi yang baru lahir (biasanya pada kedua mata).
  • Galukoma akibat penyumbatan pengaliran keluar cairan mata oleh jaringan sudut bilik mata yang terjadi oleh adanya kelainan congenital.
  • Glaucoma yang terjadi sejak lahir

Klasifikasi
Scele mengemukakan pembagian dalam :
  • Glaukoma infamtum: Yang dapat tampak pada waktu lahir atau pada umur 1-3 tahun dan menyebabkan pembesaran pada bola mata, karen dengan elastisitasnya bola mata membesar mengikuti meningginya tekanan intraokuler.
  • Glaukoma yuvenilis: Didapatkan pada anak yang lebih besar.

2. Etiologi
Penyebab dari glaukoma adalah sebagai berikut (Sidharta Ilyas, 2004)
  1. Bertambahnya produksi cairan mata oleh badan cilliary.
  2. Berkurangnya pengeluaran cairan mata di daerah sudut bilik mata atau  dicelah pupil.
Faktor-faktor resiko dari glaukoma adalah (Bahtiar Latif, 2009)

  1. Umur: Resiko glaukoma bertambah tinggi dengan bertambahnya usia. Terdapat 2 % daripopulasi usia 40 tahun yang terkena glaukoma. Angka ini akan bertambah dengan bertambahnya usia.
  2. Riwayat anggota keluarga yang terkena glaukoma: Untuk glaukoma jenis tertentu, anggota keluarga penderita glaukoma mempunyai resiko 6 kali lebih besar untuk terkena glaukoma. Resiko terbesar adalah kakak adik kemudian hubungan orang tua dan anak-anak.
  3. Tekanan bola mata: Tekanan bola mata diatas 21 mmHg beresiko tinggi terkena glaukoma. Meskipun untuk sebagian individu, tekanan bola mata yang lebih rendah sudah dapat merusak saraf optik. Untuk mengukur tekanan bola mata dapat dilakukan dirumah sakit mata atau pada dokter spesialis mata
  4. Obat-obatan: Pemakai steroid secara rutin misalnya pemakai obat tetes mata yang mengandung steroid yang tidak dikontrol oleh dokter, obat inhaler untuk penderita asthma, obat steroid untuk radang sendi, dan pemakai obat secara rutin lainnya.

3. Patofisiologi
Glaukoma kongenital disebabkan adanya peningkatan tekanan di dalam bola mata (intraokuler) yang disertai dengan kelainan struktur segmen depan bola mata. Kelainan ini menyebabkan air mata terbendung dan mengakibatkan peninggian tekanan bola mata. Selanjutnya peninggian tekanan bola mata menyebabkan iris bengkak dan meradang, mengenai saraf optik yang menyebabkan gangguan penglihatan sehingga terjadi perubahan sensori motorik. Selain itu, peninggian tekanan bola mata menyebabkan kelainan kornea sehingga terjadi diameter kornea lebih besar, kornea keruh dan pandangan kabur

Konsep Askep
Klik disini 
Jangan lupa Download dengan perencanaanya Klik disini
Askepnya dalam bentuk Word jadi gampang di edit..
Lengkap dengan Pathway Nya..
Anda sedang membaca artikel tentang ASKEP GLAUKOMA dan anda bisa menemukan artikel ASKEP GLAUKOMA ini dengan url http://katumbu.blogspot.com/2012/04/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel ASKEP GLAUKOMA ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link ASKEP GLAUKOMA sumbernya.

0 komentar:

Poskan Komentar